Rencana pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) barat di Kelurahan Tambak Kemeraan Kecamatan Krian menda- patkan lampu hijau dari Kemen- trian Keuangan (Kemenkue). Kemenkue akan menjamin proses pembangunan rumah sakit yang akan dilakukan oleh pihak swasta. Informasi yang dihimpun Radar Sidoarjo, mekanisme kerjasama dengan swasta tersebut dilakukan karena pembangunan rumah sakit barat membutuhkan anggaran senilai sekitar Rp 250 miliar. Jika pembangunan dilakukan dengan dana APBD maka pem- bangunan tersebut akan terwujud lebih lama. http://sehat.link/terapi-air-hangat-senjata-ampuh-untuk-segala-keluhan-nyeri-dan-kekakuan-otot.info
Pembangunan RSUD yang rencananya akan dilaksanakan 2017 ditargetkan akan berlangsung dalam waktu hanya dua tahun. Setelah bangunan tersebut ram- pung, Pemkab Sidoarjo akan men- cicil uang pembangunan gedung tersebut selama 10 tahun dengan jaminan dari Kemenkue. Kepala Dinas Kesehatan Ika Harnasti mengatakan, saat ini tahap feasibility study (FS) rumah sakit barat masih berjalan. Penetapan pembangunan rumah sakit dengan pihak swasta memang masih dibicarakan secara intens, agar rencana pembangunannya segera terealisasi. “Jika dibangun lebih cepat setelah FS rampung akan berdampak positif pada pelayanan kesehatan di Sidoarjo,” terangnya.
Selain FS, imbuhnya, jika nan- tinya mekanisme pembangunan sudah ditetapkan, Dinkes akan memikirkan langkah pemenuhan tenaga kesehatan. Baik itu dari sissi sarana dan prasarana rumah sakit hingga kelengkapan lainnya yang dibutuhkan bagi rumah sakit dengan tipe C.
Kabag Kerjasama Pemkab Si- doarjo Ari Suryono mengatakan, komunikasi secara intens dengan Kemenkue untuk mewujudkan mekanisme tersebut memang te- rus dilakukan. Jika rencana ker- jasama tersebut dilakukan, maka Pemkab Sidoarjo mengawali sis- tem mekanisme kerjasama swasta dengan penjamin Kemenkue per- tama kali di Indonesia.
sumber: Radar Sidoarjo